Kamis 07 Apr 2016 22:40 WIB

Sumut Helat Kompetisi Paduan Suara Internasional

Ilustrasi.
Foto: INDONESIA WORDPRESS
Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Sumatra Utara akan menjadi tempat kegiatan Kompetisi Paduan Suara Internasional "The 1st North Sumatra International Choir Competition" yang bertujuan semakin mengenalkan daerah itu, khususnya Danau Toba, ke luar negeri.

Ketua Panitia Pelaksana Kompetisi Paduan Suara Internasional Jones Celnov Lubis di Medan, Kamis (7/4), mengatakan bahwa kegiatan bertema "Let's Sing For Peace" (Dengan Nyanyian Membawa Kedamaian) pelaksanaannya pada tanggal 18 sampai dengan 24 Juli 2016 yang salah satu lokasi acaranya di Parapat.

"Sudah 41 tim paduan suara yang mendaftar, delapan di antaranya dari luar negeri, mulai Latvia, Filipina, Macao, Hong Kong, Malaysia, dan Singapura. Targetnya ada 15 tim dari luar negeri yang ikut kompetisi," katanya.

Menurut Jones, kegiatan itu juga akan diisi dengan lokakarya, seminar, eksibisi (pameran) dengan harapan bisa semakin mengenalkan Sumut ke dunia luar.

Panitia, kata dia, sudah meminta pemkab/pemkot membuka stan yang mengenalkan tentang ragam budaya masyarakat di Sumut, khususnya sekitar kawasan Danau Toba yang akan dijadikan pemerintah sebagai daerah tujuan wisata dunia.

Ia mengatakan bahwa rencana pemerintah memajukan kawasan Danau Toba sebagai tujuan wisata dunia harus didukung penuh, khususnya pemerintah dan masyarakat Sumut. "Kegiatan kompetisi paduan suara internaisonal itu diharapkan menjadi salah satu bentuk dukungan," katanya.

Sekda Provinsi Sumut H. Hasban Ritonga saat menerima audiensi Panitia Kompetisi Paduan Suara Internasional itu mengaku gembira dan mendukung penuh rencana kegiatan tersebut.

Menurut dia, kegiatan seni, apalagi bertaraf internasional, akan meningkatkan promosi tentang Sumut, baik dari sisi budaya maupun lainnya, termasuk objek wisatanya.

"Pemilihan lokasi acara di Parapat dan Laguboti yang merupakan kawasan Danau Toba berada akan makin sangat membantu pemerintah mempromosikan danau itu," kata Hasban.

Hasban menegaskan bahwa langkah pemerintah pusat yang akan menjadikan Danau Toba sebagai tujuan wisata dunia harus dihargai seluruh masyarakat Sumut dengan cara mendukung penuh berbagai kegiatan menyangkut promosi danau itu.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement