Rabu 17 Feb 2016 13:19 WIB

Keluar dari Komunitas LGBT Jika Ingin Sembuh

Rep: C21/ Red: Teguh Firmansyah
  Bendera LGBT
Foto: EPA/LUONG THAI LINH
Bendera LGBT

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Parental Communication Specialist Hana Yasmira mengatakan, untuk individu yang menderita penyakit lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) yang ingin sembuh, mengobatinya dengan menjauhi kelompok homoseksual.

"Misalnya si A, dia seorang gay, saya ingin tobat, keluar dong dari sana," kata dia, Rabu (17/2).

Yasmira mengatakan, faktor kelompok pasti ada pengaruhnya. Untuk dapat sembuh, salah satunya menghindari kelompok LGBT.

Menurutnya, kalau dalam kelompok, kekuatan mereka menjadi lebih besar, baik dalam segi menuntut hak maupun membenarkan perilaku mereka.

Baca juga, Ini Pernyataan Manny Pacquiao yang Membuat Kelompok LGBT Marah.

Kemudian, demi menunjang kesembuhan, penderita homoseksual harus berkonsultasi kepada psikolog atau psikiater. Hana menegaskan, pemerintah juga harus menggalakkan sosialisasi bimbingan konseling untuk mereka yang ingin sembuh.

"Saya rasa perlu disosialisasikan kembali isu agama dan harus memiliki tempat konseling bagi LGBT yang ingin menjadi seorang heteroseksual," tutur dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement