Rabu 06 Jan 2016 17:29 WIB

Dirut KAI: Operasi Natal dan Tahun Baru Berjalan Lancar

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Hazliansyah
  Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro memaparkan kinerja PT KAI selama 2014 di Jakarta, Rabu (14/1).
Foto: Antara
Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro memaparkan kinerja PT KAI selama 2014 di Jakarta, Rabu (14/1).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan Evaluasi Angkutan Natal dan Tahun Baru.

Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengatakan, posko operasi KAI yang dimulai sejak 20 Desember 2015 hingga 5 Januari 2016 berjalan aman, lancar, dan zero accident.

"Kalau dibanding operasi Natal dan Tahun Baru 2014, maka tahun ini (2015) penumpang naik 2,77 persen, dari 4,2 juta penumpang pada 2014 menjadi 4,3 juta penumpang di 2015," ujarnya di Gedung Jakarta Railway Center (JRC)‎, Juanda, Jakarta Pusat, Rabu (6/1).

Kenaikan jumlah penumpang ini ikut mendorong peningkatakan pendapatan mencapai 8,48 persen.

Bicara keterlambatan kereta, Edi mengatakan, sudah ada kemajuan yang cukup signifikan. Pada 2014, rata-rata keterlambatan berkisar di angka 5 menit. Namun pada 2015 lalu, rata-rata keterlambatan hanya sekitar 2 menit.

Ia melanjutkan, volume angkutan penunmpang naik hingga 16 persen sedangkan untuk angkutan barang meningkat hingga 17 persen atau sekitar 23 juta ton.

Demi membantu mengurai kemacetan di jalan raya, KAI juga mengeluarkan kereta tambahan dengan kapasitas 14 kereta/gerbong yang dapat membawa hingga 1.500 penumpang dalam setiap perjalanan.

"Kami ingin di 2016 fokus capai target paling banyak angkutan barang, tapi kenaikan angkutan penumpang juga kita harapkan," katanya menambahkan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement