REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagai salah satu restoran udon terkemuka di Indonesia, Marugame Udon selalu memastikan bahwa udon dan tempura yang mereka sajikan selalu segar dan memiliki kualitas yang tinggi.
Untuk memenuhi standar kualitas tinggi ini juga harus dibarengi dengan sertifikasi halal sesuai dengan standar pangan di negara Indonesia
Sebagai restoran Udon ala Jepang pertama di negeri ini, Marugame Udon pun akhirnya berhasil meraih sertifikat halal sesuai dengan ketetapan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sebelumnya manajemen Marugame Udon & Tempura juga telah memastikan bahwa bahan-bahan yang dipakai untuk membuat udon dan tempura 100 persen halal dan tidak mengandung minyak babi.
Penyerahan sertifikat halal ini dilaksanakan di Marugame Udon, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (10/10). Presiden Direktur PT. Sriboga Ratu Raya, Alwin Arifin mengatakan sertifikat ini sangat penting bagi Marugame Udon di Indonesia agar semakin dipercaya sebagai restoran keluarga yang memiliki standarisasi tinggi.
"Mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim, dengan adanya sertifikat halal ini akan membuka peluang kami untuk membuka cabang di seluruh wilayah Indonesia bahkan hingga ke Aceh," kata Alwin.
Sementara itu, terkait pemberian sertifikat halal restoran tersebut, direktur LPPOM MUI, Lukmanul Hakim mengatakan halal adalah universal standar yang bisa diikuti semua produk dari luar Indonesia. Restoran Marugame Udon sendiri telah melewati proses audit oleh auditor MUI, yang terhitung sejak September tahun lalu hingga sekarang.
"Meski harus sedikit merubah rasa sesuai dengan budaya asalnya, tetapi saya yakin dengan setifikat halal ini bisa diberikan pada setiap jenis makanan di restoran lainnya," kata Lukmanul, dalam kesempatan yang sama.
Walaupun sedikit merubah rasa otentiknya, namun Marugame Udon memastikan bahwa rasa yang disajikan untuk para pelanggan tidak jauh berbeda dengan rasa asli di negeri sakura tersebut. Selain itu, penyajian dan cara memasaknya pun masih sesuai dengan cara otentik tempura di Jepang.