Selasa 20 Oct 2015 18:26 WIB

Rais 'Aam PBNU: Harus Perbaiki Kinerja Bila Survei Kurang Bagus

Rep: ahmad fikri/ Red: Muhammad Subarkah
Ketua PBNU terpilih KH. Said Aqil Siroj mencium tangan Rais Aam Syuriah PBNU terpilih Ma'ruf Amin usai penutupan Muktamar NU ke-33 di di alun-alun Jombang, Jatim, Kamis (6/8). (Republika/Yasin Habibi)
Ketua PBNU terpilih KH. Said Aqil Siroj mencium tangan Rais Aam Syuriah PBNU terpilih Ma'ruf Amin usai penutupan Muktamar NU ke-33 di di alun-alun Jombang, Jatim, Kamis (6/8). (Republika/Yasin Habibi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rais 'Aam Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma'ruf Amin memberikan tanggapan atas pencapaian satu tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo. Menurutnya, kinerja pemerintahan dapat tergambarkan berdasarkan hasil jajak pendapat kepuasan kinerja pemerintahan Jokowi.

"Kalau surveynya kurang bagus berarti beliau harus memperbaiki kinerjanya," ujar Ma'ruf, Selasa (20/10).

Ia mengaku, hal itu perlu dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ma'ruf mengingatkan, seandainya pemerintah sudah memiliki kinerja yang bagus juga tetap harus meningkatkan kualitas kinerjanya. "Survey bagus juga tetap pemerintah harus lebih baik kerjanya," ujar Ma'ruf. 

 
 
 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement