Jumat 07 Aug 2015 23:25 WIB

Pilkada Denpasar, Suwandi-Arjaya Lempar Handuk

Rep: ahmad baraas/ Red: Muhammad Hafil
Pilkada (ilustrasi)
Foto: berita8.com
Pilkada (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR - Calon Walikota-Wakil Walikota Denpasar, Ketut Suwandi-Made Arjaya, mundur dari pencalonannya, Jumat (7/8). Aksi "lempar handuk" jago yang diusung Koalisi Bali Mandara (KBM), itu karena menilai terjadi pertarungan tidak sehat.

"Telah terjadi penggiringan massa secara massif, mulai dari kepala lingkungan, kepala dusun, kepala desaserta seluruh BUMD dan para Dirut Perusahaan Daerah," kata Suwandi Denpasar, Jumat (7/8).

Bahkan sebut Suwandi, saat mendaftar ke KPU, pasangan calon inkamben, Rai Dharmawijaya Mantra-Jaya Negara, diantar langsung oleh para Dirut PD, para PNS dan pejabat di lingkungan Pemkot Denpasar. Persaingan jadi tidak sehat sebut Suwandi, karena seluruh ruang sudah ditutup.

Pasangan Suwandi-Arjaya diusung oleh Koalisi Bali Mandara (KBM), yang terdiri dari Partai Golkar, Demokrat, Gerindra, PKS. Pernyataan mundur Suwandi-Arjaya, disampaikannya di kediaman Suwandi di jalan Veteran, Depasar, dihadiri ratusan pendukungnya.

"Ini persaingan tidak seimbang. Ibarat perang, musuh sudah pakai senjata otomatis, sementara kami masih menggunakan bambu runcing. Kami sudah bersurat ke KPU Kota, menyatakan tidak bisa mengikuti tahapan pencalonan lebih lanjut," kata Suwandi.

Dengan mundurnya Suwandi-Arjaya, berarti hanya ada satu pasang calon yang sudah pasti maju dalam Pilkada Kota Denpasar 7 Desember mendatang. Pasangan itu yakni Rai-Dharmawaijaya Mantra-Jaya Negara, yang kini masih menjabat sebagai walikota-wakil walikota Depasar.(aas)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement