Sabtu 27 Jun 2015 22:17 WIB

Pemerintah Diminta Segera Terapkan Status Sinabung

Pengendara melintas saat hujan abu vulkanik erupsi Gunung Sinabung, di Brastagi, Karo, Sumatera Utara, Jumat (26/6).
Foto: Antara/Irsan Mulyadi
Pengendara melintas saat hujan abu vulkanik erupsi Gunung Sinabung, di Brastagi, Karo, Sumatera Utara, Jumat (26/6).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Pemerintah diminta segera menetapkan status erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, untuk mengambil berbagai langkah dan kebijakan yang diperlukan untuk penanganannya.

"Tetapkan dulu statusnya. Dari status itu, akan ditentukan langkah-langkah selanjutnya," kata Ketua Komisi E DPRD Sumut Efendi Panjaitan di Medan, Sabtu.

Menurut Efendi, erupsi Gunung Sinabung tersebut merupakan bencana alam yang berkepanjangan dan belum berkesudahan sejak erupsi intensif pada September 2013.

Erupsi Gunung Sinabung telah menimbulkan korban jiwa dan menyebabkan potensi perekonomian ribuan warga dari sejumlah desa di Karo menjadi musnah.

Berdasarkan pengalaman selama ini, erupsi Gunung Sinabung bukan hanya menimbulkan masalah fisik, melainkan problematika psikis yang dialami masyarakat.

"Musibah itu terjadi berulang-ulang, mengungsi, lalu pulang, mengungsi lagi. Kapan tuntasnya, belum diketahui pasti," katanya.

Karena itu, kata dia, perlu ditetapkan status bencana erupsi Gunung Sinabung tersebut untuk menentukan berbagai kebijakan penanganan yang dibutuhkan.

Secara pribadi, politisi PDI Perjuangan tersebut menilai erupsi Gunung Sinabung sudah layak dinyatakan sebagai bencana nasional.

"Jangan dipahami bencana nasional itu dari jumlah warga yang mati. Kondisi yang sedang terjadi, justru menyebabkan masyarakat mati pelan-pelan," kata Efendi.

Jika belum dapat dinyatakan sebagai bencana nasional, paling tidak erupsi tersebut dapat menyebabkan Karo ditetapkan sebagai daerah yang perlu mendapatkan perlakuan khusus.

Dengan status tersebut, kata Efendi, pemerintah diharapkan memiliki alasan untuk memberikan perhatian khusus bagi Kabupaten Karo dan kemudahan bagi masyarakat di daerah itu.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement