REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lomba Taman Herbal Bejo yang digelar PT Bintang Toedjoe bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK DKI Jakarta memasuki penjurian tahap akhir pada Jumat (22/5). Kali ini, tim juri menyasar Kelurahan Tomang dan Joglo.
Di Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, warga menyulap taman hias di kantor RW 04 menjadi tanaman obat keluarga (toga) atau herbal. “Budidaya tanaman herbal di sini sudah berjalan cukup lama. Ini murni peran RW dan masyarakatnya, bukan karena ada lomba,” ujar Camat Grogol Petamburan Denny Ramdany.
Terkait program Pemanfaatan Tanah Pekarangan (PTP), pihaknya hanya melakukan dukungan, dan warga sendiri yang aktif bergerak. “Jadi warga yang punya pekarangan diimbau untuk menanam di lahan, kalau tidak punya bisa menggunakan pot,” ujarnya.
Denny beralasan, tanaman herbal bisa menjadi dokter pribadi warga. Karena itu, banyak warganya yang secara aktif memanfaatkan ruang kosong untuk tanaman herbal. “Terkait lomba kan hanya bonus, tak berharap lebih. Ke depannya Kelurahan Tomang bisa jadi pilot project di propinsi DKI untuk tanaman herbal,” katanya.
Sementara itu, pemandangan di Kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan juga tak kalah menarik. Menempati lahan yang cukup luas di Komplek Pemadam RW 02, warga menanam beragam jenis toga. “Taman herbal ini sudah dibudidayakan masyarakat sejak lima tahun lalu. Tak hanya di lahan komplek Pemadam namun juga di pekarangan warga,” ujar Camat Kembangan Slamet Riady.
Dari hasil tanaman herbal tersebut, berkali-kali warga sudah memetik hasilnya. “Ini tidak terlepas dari binaan Sudin Pertanian Jakarta Barat,” kata Slamet.
Hanya, lanjut dia, ketika masa panen masyarakat masih menemui sedikit kendala dalam pemasaran produk. “Pas lagi panen produknya berlebihan, sedikit kesulitan untuk melakukan pendistribusiannya,” imbuhnya.
Karenanya, Slamet berharap pihak swasta, seperti PT Bintang Toedjoe ikut berperan serta dalam memfasilitasi, baik dalam segi pembinaan produk, pengemasan hingga pemasaran.