Ahad 10 May 2015 22:00 WIB

Puluhan Ribu Guru Sumut Terancam tak Bisa Mengajar

Guru sedang mengajar/ilustrasi
Guru sedang mengajar/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Puluhan ribu guru di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tahun 2015 ini terancam tidak diperbolehkan lagi mengajar, karena mereka belum memiliki predikat gelar sarjana (S-1).

Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah I Sumut, Prof Dian Armanto di Medan, Minggu, mengatakan, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang (UU) Nomor 15 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yang boleh mengajar harus memiliki predikat gelar sarjana S-1.

Oleh karena itu, katanya, para guru tersebut harus mematuhi ketentuan pemerintah, dan dapat menimba ilmu di perguruan tinggi untuk mendapatkan gelar S-1. "Jadi, seluruh guru yang belum memperoleh gelar kesarjanaan, segera kuliah di Perguran Tinggi Swasta (PTS) yang terdekat," ujar Armanto.

Dia menyebutkan, para tenaga pengajar tersebut, juga harus dapat membagi tugas di sekolah dan belajar di kampus, karena hal ini juga sama-sama penting dilaksanakan. Apalagi, jelasnya, seorang guru bergelar sarjana sudah merupakan ketentuan yang harus dipenuhi dan dipatuhi dengan baik.

"Bagi guru yang belum S-1, bisa saja akan terkena UU, hal ini harus dapat dihindari," kata staf pengajar Universitas Negeri Medan (Unimed).

Armanto menyebutkan, ketentuan guru harus sarjana juga berlaku bagi pengajar di SMA. SMP, SD, maupun Taman Kanak-Kanak (TK). "Namun, siapa saja yang berprofesi sebagai guru, harus memiliki predikat S-1," kata Guru Besar di Unimed.

Data diperoleh di Dinas Pendidikan Sumut, tahun 2014, guru belum memenuhi kualifikasi S-1 atau Akta IV sebanyak 58.973 guru dari jumlah seluruhnya mencapai 179.534 guru.

Guru belum S-1 untuk tingkat Taman Kanak-kanak (TK) 1.915 orang, SD 48.749 orang, SMP 5.557 orang, SMPLB 126 orang, SMA 1.133 orang dan SMK 1.493 orang. Sedangkan guru yang sudah berkualifikasi S-1 sebanyak 120.581 orang.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement