REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Jajaran Polresta Solo menerjunkan seluruh kekuatan personel untuk membantu proses evakuasi warga yang terkena banjir di kawasan Solo bagian Utara. Evakuasi difokuskan untuk warga yang dilanda banjir paling parah di dua kelurahan, Banyuanyar dan Banyuagung, Kecamatan Banjarsari.
''Kami sudah menerjunkan seluruh personel untuk membantu proses evakuasi warga,'' kata Kapolresta Solo, Kombes Pol Ahmad Lutfi, Kamis (23/4).
Ketinggian air yang merendam pemukiman mencapai 1,5 meter atau setinggi leher. Petugas yang diterjunkan ke lokasi mengevakuasi warga menggunakan perahu karet. Polresta Solo juga meminta bantuan pinjaman perahu karet milik Polres terdekat.
''Kami juga sudah minta bantuan satu unit perahu karet dari Detasemen C Pelopor Brimob Sukoharjo, Polres Klaten, Wonogiri dan dari Kodim,'' kata Kapoolresta.
Puluhan warga yang mengungsi ditempatkan di Graha Saba Buana. Gedung ini milik Presiden Joko Widodo. Kebanyakan pengungsi terdiri dari anak-anak, perempuan, dan kaum lansia. Sedang bagi kaum pria ikut membantu petugas mengevuakuasi dan mengamankan daerah sekitar.