Rabu 22 Apr 2015 09:05 WIB

Terminal Bus Dikelola Pusat, PAD Pemkot Sukabumi Berkurang

Rep: Riga Iman/ Red: Yudha Manggala P Putra
Sebuah bus jurusan Tasikmalaya diserbu para pemudik di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, Senin (30/12). Menjelang tahun baru 2014, terminal bus dipenuhi masyarakat yang akan pulang kampung.
Foto: Republika/Edi Yusuf
Sebuah bus jurusan Tasikmalaya diserbu para pemudik di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, Senin (30/12). Menjelang tahun baru 2014, terminal bus dipenuhi masyarakat yang akan pulang kampung.

REPUBLIKA.CO.ID,SUKABUMI—Terminal Tipe A yang merupakan terminal bus akan diambil alih pengelolaanya oleh pemerintah pusat. Kebijakan ini dinilai akan mengurangi pendapatan asli daerah (PAD) Pemkot Sukabumi.

‘’Ketentuan ini jelas berdampak pada pengurangan PAD,’’ ujar Wali Kota Sukabumi Mohamad Muraz kepada wartawan, Selasa (21/4).

Pengambilalihan ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Namun, pemkot belum memastikan berapa besaran pengurangan PAD akibat pengambilalihan pengelolaan terminal tersebut.

Menurut Muraz, berdasarkan aturan tersebut pengelolaan Terminal Tipe A merupakan kewenangan pemerintah pusat. Sementara Terminal Tipe B kewenangan pengelolaanya berada di pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

‘’Pemkot Sukabumi hanya berwenang mengelola Terminal Tipe C yang angkot,’’ ujar Muraz. Padahal, saat ini Kota Sukabumi belum memiliki Terminal angkot.

Muraz mengatakan, pemkot awalnya akan membangun Terminal Tipe A di sekitar jalan lingkar selatan (Lingsel). Namun, adanya ketentuan baru tersebut mengubah rencana tersebut.

Di mana, pemkot rencananya akan membangun terminal angkot di sekitar lokasi pembagunan terminal tipe A. Selain itu pemkot bersama dengan investor akan membangun kawasan pertokoan di sekitar terminal tipe A.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement