REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perpecahan sejumlah partai politik dinilai tak terlepas minimnya pendidikan disiplin bagi kader politik. Politikus Gerindra Aryo Djoyohadikusumo menilai rasa disiplin dan loyalitas terhadap partai penting untuk ditanamkan sejak awal.
"Disiplin dan taat terhadap partai penting. Itu harus jadi pendidikan politik bagi setiap orang dalam berogarnisasi," ujar Aryo yang juga merupakan Ketua Tunas Indonesia Raya (Tidar) itu lewat keterangan pers yang diterima ROL, kemarin.
Menurutnya, bila ketua umum partai politik sudah memberikan arahan, maka seluruh kader politik harus menjalani kebijakan tersebut. "Kita harus mengedepankan disiplin organisasi. Di Gerindra, Ketua Umum Prabowo sudah memberi arahan untuk itu, dan wajib dilaksanakan sampai ke bawah," ujarnya.
Gerindra tidak ingin mengalami kasus terjadinya perpecahan di sejumlah partai. Karena itu, melalui organisasi sayapnya, Tidar, akan menyelenggarakan sekolah akademisi politik.
Berita Terkait
Berita Lainnya
Terpopuler
Rekomendasi
-
Rabu , 15 Jul 2026, 05:45 WIB
Pangdam Merdeka: Ketahanan Pangan Tanggung Jawab Bersama, Bukan Hanya Petani
-
-
Rabu , 15 Jul 2026, 05:16 WIBDPRD Gianyar Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Komitmen Tata Kelola Bersih
-
Rabu , 15 Jul 2026, 05:00 WIBWagub Bali Giri Prasta Jelaskan SiLPA Rp712 Miliar ke DPRD
-
Rabu , 15 Jul 2026, 04:45 WIBDPRD Bali Sepakat Terima Seluruh Masukan Pemprov soal Raperda Produk Hukum Daerah
-
Rabu , 15 Jul 2026, 02:48 WIBMahasiswa ULM Sabet Juara di International Qur'anic Festival 2026 Yogyakarta
-




