Rabu 19 Nov 2014 13:39 WIB

Gerakan Rakyat Demo Kenaikan BBM

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) berunjuk rasa menolak rencana kenaikan BBM di halaman gedung DPRD Sumut, Medan, Rabu (5/11). (Antara/Irsan Mulyadi)
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) berunjuk rasa menolak rencana kenaikan BBM di halaman gedung DPRD Sumut, Medan, Rabu (5/11). (Antara/Irsan Mulyadi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Ratusan massa yang terdiri dari buruh, mahasiswa dan nelayan tergabung dalam Gerakan Rakyat menggelar aksi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di depan Istana Negara, Jakarta.

"Energi adalah kebutuhan rakyat, kami disini untuk memperjuangkannya," kata koordinator aksi, Bonay, di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, kebijakan pemerintah ini merupakan langkah yang salah dan mampu membuat masyarakat semakin tidak sejahtera. "Dampak kenaikan harga BBM luas, mulai dari harga sembako hingga tarif transportasi," kata Bonay.

Ia mengatakan pemerintah tidak mempunyai dasar yang jelas dalam kenaikan itu. Untuk itu, lanjut dia, Gerakan Rakyat meminta pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM, menasionalisasikan aset strategis di bawah kendali rakyat serta membangun industrialisasi nasional yang kuat untuk kepentingan rakyat.

"Kami juga meminta pemerintah agar membangun alat politik sebagai alat perjuangan bagi rakyat," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement