REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengangkat tema Inovasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk pelayanan publik berbasis elektronik pada dialog nasional tahunan tanggal 12 hingga 13 November 2014.
"Materi yang dibahas nanti strategi kebijakan TIK untuk mendukung pelayanan publik, kesiapan teknologinya, dan inovasi serta 'best practise' penggunaan TIK di lapangan termasuk kesiapan dari industri memproduksi alatnya," kata Direktur Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi BPPT Hary Budiarto dalam keterangan pers di Gedung BPPT, Jakarta, Senin (10/11).
Ia mengatakan bahwa pembahasan tentu akan mengarah bagaimana seharusnya penggunaan teknologi informasi dan komunikasi mampu mendukung pertumbuhan ekonomi suatu negara. Dan tujuan akhir pemanfaatan teknologi tersebut adalah pelayanan prima sesuai semangat Nawacita.
"Jadi kita optimalkan TIK, efisiensikan pelayanan publiknya sejalan dengan Nawacita. Yang sekarang sudah ada itu e-KTP, e-Government, e-Voting yang dilaksanakan di Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)," ujar dia.
Sementara itu, Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Informasi Energi dan Material Hammam Riza mengatakan semangat dari fokus pelayanan publik berbasis elektronik agar bisa mengintegrasikan dan mensinergikan seluruh pembangunan sektor-sektor dalam kehidupan bernegara untuk memanfaatkan TIK.
"Karenanya segala hal yang akan dibahas dalam dialog nasional BPPT akan berkaitan dengan inovasi pemafaatan TIK itu," ujar dia.
Sejumlah pembicara kunci dalam dialog nasional tersebut antara lain Menko Kemaritiman Indroyono Susilo, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir, serta Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.
Sedangkan materi dialog akan disampaikan pemapar dari Kementerian Komunasikasi dan Informasi, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara, dan Kementerian Dalam Negeri. Sedangkan dua wali kota yakni Wali Kota Pekalongan dan Wali Kota Bandung juga akan ikut menyampaikan materi dalam dialog nasional tersebut.