Kamis 25 Sep 2014 12:12 WIB

Rusia Pertahankan Kekuatan di Perbatasan Ukraina

Rep: Gita Amanda/ Red: Joko Sadewo
Militer Rusia (ilustrasi)
Foto: EPA/Yuri Kochetkova
Militer Rusia (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,  BRUSSELS -- Rusia telah menarik sejumlah besar pasukannya dari Ukraina. Tetapi tetap mempertahankan kekuatan yang signifikan di dekat perbatasan.

Dilansir dari The New York Times, para pejabat NATO menyampaikan hal tersebut pada Rabu (24/9). Ini mengisyaratkan tumbuhnya kepercayaan, bahwa konflik antara pemerintah Ukraina dan pro pemberontak Rusia di timur dan selatan bisa berkurang, setidaknya untuk saat ini.

Namun, serangan baru dari pertempuran masih mungkin Sehingga NATO menjaga kehadirannya dan meningkatkan jumlah personel di perbatasan timur. "Kita telah melihat penurunan insiden dan pasukan reguler Rusia di Ukraina," kata juru bicara NATO Carmen Romero.

Tapi pernyataan NATO tidak mengatakan kapan penarikan dimulai. Namun seorang pejabat militer di Eropa mengatakan penarikan dimulai setelah gencatan senjata berlaku. Baku tembak dan bentrokan lainnya antara pasukan Ukraina dan separatis juga menurun.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement