REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Cawapres terpilih Jusuf Kalla (JK) memaknai lebaran sebagai sesuatu yang esensial. Sebab, momentum hari kemenangan itu dianggap waktu yang tepat untuk berkumpul dengan keluarga.
Dia mengatakan, pada hari pertama lebaran nanti, dia masih berada di kediamannya, Jalan Brawijaya, Jakarta. Sedangkan di hari kedua, baru berangkat mudik ke Makassar. Menurut JK, pulang kampung memiliki nilai berbeda bagi Indonesia.
“Mudik itu hidup dan matinya kita,” kata JK kepada Republika di kediamannya, Jumat (25/7).
Empat orang Presiden Indonesia yang sudah wafat, dimakamkan di kampung halamannya. Jadi bukan hanya saat hidup saja masyarakat ini pulang kampung, bedanya saat hidup mereka punya tujuan bertemu keluarga.
“Kita itu meninggal saja tetap mudik,” ujar dia.