Selasa 22 Jul 2014 13:10 WIB

ACT Siapkan Buka Puasa dan Sahur Warga Gaza

Rep: Dyah Ratna Meta Novia/ Red: Citra Listya Rini
Dapur umum
Foto: Republika/Agung Supriyanto
Dapur umum

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Senior Vice President  Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Imam Akbari mengatakan, relawan-relawan lokal ACT di Gaza rutin mendisribusikan food parcels, serta membuka dapur umum di Kota Gaza untuk mempercepat dan memperbanyak penerima manfaat paket pangan untuk buka dan sahur warga Gaza. 

“ACT diminta menyediakan perangkat masak dalam jumlah besar untuk dipakai sejumlah titik di Jalur Gaza. Dapur umum dipastikan akan terus berlanjut pascaRamadhan,”kata Imam, Selasa, (22/7).

Adapun bantuan health care ACT, terang Imam, ditujukan untuk pertolongan pertama saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Bantuan berupa perangkat medis ini telah disalurkan dalam bentuk paket obat-obatan untuk keluarga. 

Selain health care, kata Imam, ACT juga mendistribusi bantuan kursi roda untuk mereka yang menjadi korban agresi militer Israel. Banyak dari mereka yang terluka parah hingga mengalami disfungsi tangan, kaki, dan sebagainya sehingga mereka harus menggunakan kursi roda. 

Bantuan kursi roda ini, ujar Imam, disalurkan ACT pada 20 Juli 2014 lalu kepada Rumah Sakit Al-Shifa'a Hospital, Gaza City. Pembagian dilakukan dengan cara diantar langsung oleh relawan lokal mitra ACT di Kota Gaza, Palestina.  

“Menilik korban yang luka, ada ratusan atau ribuan pasien korban serangan Zionis yang membutuhkan kursi roda. Berapa pun nanti yang dibutuhkan, Insya Allah, akan kami sediakan,“ kata Imam.

Pembagian kursi roda, ujar Imam, dilakukan dengan cara bertahap, dengan pertimbangan keamanan dan efektifitas distribusi. Pembagian sendiri  dilakukan door to door, demi pemuliaan pasien dan keluarganya.

“Mereka sedang kesusahan, jadi jangan sampai mereka mengambil sendiri bantuan yang kami distribusikan,” ujar Imam.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement