Rabu 02 Apr 2014 10:30 WIB

Nilai Ekspor Lampung Februari 2014 Naik

Produk mebel menjadi andalan ekspor Indonesia.
Produk mebel menjadi andalan ekspor Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG -- Nilai ekspor Provinsi Lampung pada Februari 2014 mencapai 305,1 juta dolar Amerika Serikat, mengalami kenaikan 8,92 persen dibandingkan bulan sebelumnya, Januari.

Namun nilai ekspor Februari 2014 itu jika dibandingkan periode yang sama tahun 2013, mengalami penurunan 0,12 persen, kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung Adhi Wiriana, di Bandarlampung, Rabu.

Ia menyebutkan, lima golongan barang utama yang diekspor pada 2014 adalah lemak dan minyak hewan/nabati; batu bara; kopi, teh, rempah-rempah; ikan serta udang; dan ampas/sisa industri makanan.

Kenaikan ekspor Februari 2014 dibandingkan Januari terjadi pada tiga golongan barang utama yakni lemak dan minyak hewani/nabati mengalami kenaikan 33,41 persen atau 34,3 juta dolar; ampas/sisa industri makanan naik 187,12 persen atau 12,4 juta dan ikan/udang naik 24,92 persen atau 4,5 juta dolar AS.

"Tiga golongan barang utama yang ekspornya mengalami penurunan, yakni batu bara turun 24,10 persen dan kopi, teh serta rempah-rempah turun 8,67 persen," kata dia.

Kontribusi lima golongan barang pada Februari 2014 masing-masing yaitu, lemak dan minyak hewan/nabati 45,04 persen; batu bara 9,78 persen; kopi, teh, dan rempah-rempah 9,51 persen; ikan dan udang 7,39 persen; serta ampas/sisa industri makanan 6,22 persen dari total ekspor Provinsi Lampung.

"Peranan kelima golongan tersebut mencapai 77,94 persen dari total nilai ekspor Februari 2014," katanya.

Negara tujuan utama ekspor Lampung pada Februari 2014, yakni Belanda mencapai 40,9 juta dolar AS, diikuti Italia, Amerika Serikat, India dan Spanyol masing-masing 37,1 juta dolar, 29,3 juta dolar, 28,5 juta dolar, dan 25,2 juta dolar.

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi