REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Akibat keterlambatan penerbangan (delay), dua petugas maskapai Lion Air menjadi objek kekerasan penumpang di Bandara Sepinggan, Balik Papan. Penumpang yang melakukan tindak kekerasan itu pun diciduk polisi bandara.
Seorang penumpang Irli Karmila mengatakan, ketidakjelasan informasi penerbangan menaikkan tensi para penumpang. Seharusnya, pesawat JT 0757 rute Balikpapan-Jakarta lepas landas pada 19.10 WIB namun, pesawat baru mengudara sejam kemudian.
''Delay hampir satu jam tapi tidak diberitahukan kalo ada delay, malah penumpang yang nunggu dioper ke sana kemari untuk pintu gatenya,'' kata dia kepada Republika, Jumat (28/3) malam.
Irli menceritakan, ketika itulah salah seorang penumpang menampar dua orang petugas Lion Air. Namun, kedua petugas itu tidak ada yang melawan.
Awalnya, kata dia, penumpang yang melakukan kekerasan itu ikut masuk ke pesawat. Akan tetapi, selang beberapa waktu, penumpang tersebut diciduk petugas bandara bersama dengan polisi bandara. Alasannya, untuk diusut, karena pemukulan sudah dianggap melakukan tindak pidana.