Jumat 28 Mar 2014 22:34 WIB

Delay, Dua Petugas Lion Air Ditampar

Rep: aldian wahyu ramadhan/ Red: Muhammad Hafil
  Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memeriksa kondisi pesawat Lion Air di bandara Djalaludin, Gorontalo, Rabu (7/8).   (Antara/Adiwinata Solihin)
Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memeriksa kondisi pesawat Lion Air di bandara Djalaludin, Gorontalo, Rabu (7/8). (Antara/Adiwinata Solihin)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Akibat keterlambatan penerbangan (delay), dua petugas maskapai Lion Air menjadi objek kekerasan penumpang di Bandara Sepinggan, Balik Papan. Penumpang yang melakukan tindak kekerasan itu pun diciduk polisi bandara.

Seorang penumpang Irli Karmila mengatakan, ketidakjelasan informasi penerbangan menaikkan tensi para penumpang. Seharusnya, pesawat JT 0757 rute Balikpapan-Jakarta lepas landas pada 19.10 WIB namun, pesawat baru mengudara sejam kemudian.

''Delay hampir satu jam tapi tidak diberitahukan kalo ada delay, malah penumpang yang nunggu dioper ke sana kemari untuk pintu gatenya,'' kata dia kepada Republika, Jumat (28/3) malam.

Irli menceritakan, ketika itulah salah seorang penumpang menampar dua orang petugas Lion Air. Namun, kedua petugas itu tidak ada yang melawan.

Awalnya, kata dia, penumpang yang melakukan kekerasan itu ikut masuk ke pesawat. Akan tetapi, selang beberapa waktu, penumpang tersebut diciduk petugas bandara bersama dengan polisi bandara. Alasannya, untuk diusut, karena pemukulan sudah dianggap melakukan tindak pidana. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement