Ahad 23 Feb 2014 20:15 WIB

Kebakaran Lahan Meluas, Puluhan Keluarga Mengungsi

Kebakaran terjadi lahan kebun kelapa sawit terlihat dari udara di Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (27/6). Kebakaran lahan dan hutan di Provinsi Riau masih terjadi setelah sepekan tanggap darurat asap diberlakukan.
Foto: Antara/Topan Ali
Kebakaran terjadi lahan kebun kelapa sawit terlihat dari udara di Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (27/6). Kebakaran lahan dan hutan di Provinsi Riau masih terjadi setelah sepekan tanggap darurat asap diberlakukan.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Puluhan keluarga yang terdiri atas ratusan jiwa warga Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Riau, mengungsi akibat kebakaran lahan gambut di daerah itu yang terus meluas hingga membakar beberapa bangunan rumah dan sekolah.

"Sudah empat rumah dan sebagian bangunan sekolah di Kecamatan Bukit Batu dikabarkan hangus setelah kebakaran lahan yang terus meluas" kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkalis, Muhammad Jalal lewat sambungan telepon, Ahad (23/2) malam.

Ia menjelaskan, kabar terakhir yang diterima pihaknya, ada 87 keluarga atau rumah tangga yang mengungsi karena kebakaran lahan terjadi di sekitar hunian mereka dan terus membesar. Puluhan keluarga yang mengungsi itu merupakan warga Dusun Bukit Lengkung, Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bukit Batu.

Menurut dia, kebakaran yang terjadi di Bukit Lengkung sebelumnya berhasil dipadamkan masyarakat setempat, namun ketika muncul embusan angin yang cukup kencang pada Jumat lalu, api kembali muncul dan membakar lahan sawit milik masyarakat serta akasia milik salah satu perusahaan.

Sejak itu, demikian Jalal, kebakaran terus meluas hingga melahap lebih banyak lagi kawasaan lahan gambut di bentangan seluas ribuan hektare.

"Total lahan yang hangus diperkirakan sudah mencapai 1.400 hektare, semuanya merupakan lahan gambut tebal yang diatasnya kawasan perkebunan kelapa sawit dan HTI serta hutan alam," katanya.

Ia mengatakan, sampai saat ini upaya pemadaman masih terus dilakukan pihaknya dibantu dengan kepolisian, TNI, masyarakat dan petugas pemadam kebakaran setempat.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement