Sabtu 18 Jan 2014 01:34 WIB

Pintu Air Manggarai Siaga Satu

Rep: C57/ Red: Djibril Muhammad
Pintu Air Manggarai.
Foto: ROL/Fian Firatmaja
Pintu Air Manggarai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Debit air di Pintu Air Manggarai mengalami peningkatan signifikan. Saat ini posisinya sudah mencapai 950 centimeter. Dengan begitu statusnya berubah menjadi siaga I.

Demikian keterangan yang disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya kepada ROL, Sabtu (18/1).

Kondisi terkini Pintu Air Manggarai itu terjadi pada pukul 00.15 WIB. "Tinggi air di Karet posisi 620 cm (Siaga I) karena lebih dari 600 cm sebagai batas tingkat Siaga I," katanya.

Ia menjelaskan Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU yang memiliki komando di lapangan akan membuka atau menutup pintu air dan juga akan dikemanakan arah air.

 

"Warga agar waspada khususnya sepanjang aliran Kanal Banjir Barat dan Ciliwung Kecil antara lain daerah Kartini, Pasar Paru, Pegangsaan, Kwitang, Gunung Sahari, Karet, Grogol, Roxy, Jelambar, dan sekitarnya," katanya menerangkan.

Untuk kebutuhan bantuan evakuasi, logistik, dan penanggulangan bencana lainnya, ia meminta, masyarakat agar menghubungi Call Centre Siaga Bencana Pusdalops BPBD DKI Jakarta di nomor 021-164. "BNPB memperkuat BPBD DKI dalam penanganan banjir Jakarta," katanya menegaskan.

Ia mengimbau kepada masyarakat yang berada di lokasi banjir agar selalu meningkatkan kewaspadaan. "Lakukan evakuasi ke tempat yang aman jika terjadi kenaikan banjir dan membahayakan jiwa," katanya.

Sebelumnya, pada Jumat (17/1) pukul 22.00 Wib banjir telah menggenangi 10 RT yaitu RT 1-10 RW 07 di Jl. Karet Pasar Baru Barat 1, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang. Tinggi banjir 50 -100 cm, dan diperkirakan tinggi banjir akan bertambah karena di Karet sudah Siaga I.

Jumlah pengungsi di GOR Otista ada 1.239 jiwa, dimana orang dewasa dan anak-anak 999 jiwa, balita 192 jiwa, lansia 40 jiwa, dan ibu hamil 8 jiwa. Pengungsi di Kelurahan Bidara Cina 761 jiwa (208 KK), sedangkan di Kelurahan Kampung Melayu 478 jiwa (77 KK).

"Semoga tinggi muka air Manggarai tidak naik terus dan tidak ada tanggul jebol. Sebagian debit Ciliwung dialirkan ke Ciliwung Lama," katanya menegaskan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement