Jumat 27 Dec 2013 16:57 WIB

PBB Kritik DPR Soal TVRI

Rep: Muhammad Akbar Wijaya/ Red: Mansyur Faqih
MS Kaban
Foto: .
MS Kaban

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban mengkritik langkah DPR yang menunda pencairan anggaran untuk TVRI pada 2014. Kebijakan itu dianggap tidak adil karena akan mengorbankan hak masyarakat mendapat informasi.

"Kalau sekarang DPR membuat kebijakan yang memboikot TVRI itu tidak fair," kata Kaban kepada Republika di Jakarta, Jumat (27/12).

Ia mengaku memandang TVRI bukan sekadar saluran televisi biasa. Melainkan, instansi yang setara dengan lembaga tinggi negara baik legislatif mau pun yudikatif. "TVRI itu menggunakan nama Republik Indonesia di belakangnya. Ini sama posisinya dengan DPR dan Kepolisian. Dia (TVRI) milik negara," ujarnya.

Bagi Kaban kebijakan DPR menunda pencairan anggaran untuk TVRI tidak bisa diterima akal. Apalagi selama ini TVRI sudah banyak berkontribusi bagi kecerdasan masyarakat. 

"Ini perbuatan orang DPR yang nyalinya kecil tidak berpikir Indonesia, terlalu sektarian. Lihatlah TVRI sebagai instansi negara," kata Kaban.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement