REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polisi Wanita (Polwan) yang terbiasa mengenakan jilbab semakin mudah bertugas. Sebabnya, Kapolri sudah memberikan lampu hijau untuk itu.
“Alhamdulillah, sudah ada Polwan yang berjilbab,” jelas seorang Polwan yang sehari – hari bertugas mengenakan jilbab, Komisaris Besar Polisi Desy Andriani, kepada //Republika//, Selasa (19/11).
Pernah, dia menghadiri sebuah acara Polri di Semarang. Disana dia mendengar kabar sudah ada lampu hijau untuk menggunakan jilbab. Sejumlah Polda dikabarkan sudah membolehkan polwan untuk berjilbab.
Dengan berjilbab, perwira menengah Polri ini pernah memimpin rapat bilateral kepolisian. Pesertanya adalah aparat kepolisian dari sepuluh negara. Pembicaraan berlangsung seputar isu regional seputar penegakan hukum.
Desy tampil dengan penuh percaya diri, dengan jilbab yang menutupi auratnya. Tugasnya ketika itu adalah memfasilitasi dan memediasi.
Polri misalkan ingin menjalin hubungan dengan kepolisian di Filipina. Desy datang dengan semangat merah putih, memfasilitasi pertemuan. “Saya lebih di bidang kesekretariatan,” jelasnya.