Kamis 17 Oct 2013 17:11 WIB

Ular Pemangsa Hewan Ternak Ditangkap Warga

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Karta Raharja Ucu
ilustrasi ular piton
Foto: Antarafoto
ilustrasi ular piton

REPUBLIKA.CO.ID,  UNGARAN -- Setelah sekian lama menjadi buruan, seekor ular piton pemangsa ternak akhirnya ditangkap warga Dusun Karangbolo, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

 

Ular berdiameter sekitar 25 centimeter dan panjang lima meter ini ditangkap setelah sebelumnya terlihat berkeliaran di sekitar pemukiman warga Karangbolo, Rabu (16/10) malam.

Kepala Dusun Karangbolo, Asroh (55) mengatakan, penangkapan ini berawal dari informasi salah seorang warga yang memergoki ular ini tengah melintas menyeberang jalan desa, sekitar pukul 20.00 WIB.

Dari informasi ini, sejumlah warga dusun Karangbolo segera berkumpul dan melakukan penangkapan beramai- ramai. “Lokasi penangkapannya tak jauh dari jalan tempat ular ini terlihat,” jelasnya, Kamis (17/10).

Butuh waktu hampir tiga jam untuk menangkap ular piton ini. Karena setelah terlihat di sekitar pemukiman, warga sempat kesulitan menemukannya kembali.

 

Setelah tertangkap ular ini pun segera dibawa warga menuju rumah kepala dusun untuk diamankan. Butuh enam orang dewasa untuk mengangkat ular tersebut ke rumah kepala dusun. Sebab, ukuran ular berwarna sisik coklat dan kekuning-kuningan ini cukup besar dan tidak mudah dijinakkan. “Saat ini, ular ini kami kurung dalam kandang besi agar tak lepas lagi,” tambahnya.

Penangkapan binatang melata ini, masih jelas Asroh, sangat melegakan warga dusun Karangbolo. Karena ular pyton ini diketahui sering memangsa hewan ternak milik warga setempat.

 

“Beberapa hewan ternak seperti kambing, ayam dan kelinci milik warga sering hilang. Pernah seorang warga sempat memergoki keberadaan ular pyton berukuran besar tersebut,” tambahnya.

 

Kini ular yang diamankan di halaman rumah kepala dusun tersebut masih menjadi tontonan warga sekitar. Umumnya warga penasaraan dengan penemuan ular pyton berukuran besar tersebut.

 

“Saya dengar informasi dari teman, katanya ada penangkapan ular raksasa di karangbolo ini. Makanya saya ingin melihatnya,” tutur Kuswandi (29), warga Desa Kalisidi, kecamatan Ungaran Barat.

 

Asroh menambahkan, dalam waktu dekat ular ini akan diserahkan kepada pihak pemerintah desa, untuk ditindaklanjuti. “Terserah akan diteruskan kepada instansi mana, secepatnya akan kami serahkan,” tutup Asroh.

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement