Kamis 05 Sep 2013 11:06 WIB

PBNU: Cegah Serangan Amerika ke Suriah

Ketua PBNU, Slamet effendi Yusuf (tengah).
Foto: Antara/Edwin Dwi Putranto
Ketua PBNU, Slamet effendi Yusuf (tengah).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Slamet Effendy Yusuf mengatakan rencana militer Amerika Serikat dan sekutunya menyerbu Suriah harus dicegah. Sebab, serangan itu akan menimbulkan tragedi kemanusiaan yang lebih hebat.

"Serangan AS tidak membawa manfaat apa-apa, khususnya bagi rakyat Suriah. Serangan tersebut akan membunuh lebih banyak manusia dibanding korban gas sarin yang menjadi alasan penyerbuan tersebut," kata Slamet di Jakarta, Rabu (4/9).

Ia mengatakan, jika Presiden Barrack Obama memerintahkan militer AS dan sekutunya menyerbu Suriah karena alasan digunakannya senjata kimia oleh rezim Bashar Assad dalam perang saudara di negeri itu, maka akan menyempurnakan situasi perpecahan bahkan perang saudara di kawasan Timur Tengah.

Dikatakannya, Afghanistan, Irak, Libya, Sudan, Tunisia, Mesir, Yaman, Suriah, dan negara bangsa sekitarnya semakin dalam terjebak pada situasi saling menghancurkan. "Akan memerlukan waktu yang sangat lama untuk membangun kembali negara-negara dengan penduduk Muslim tersebut," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement