REPUBLIKA.CO.ID, GORONTALO -- Hingga Kamis (8/8)' pesawat milik maskapai penerbangan Lion Air yang tergelincir di Bandara Jalaluddin Gorontalo karena menabrak sapi, belum berhasil dievakuasi.
Kepala Unit Briefing Office Bandara Jalaluddin Gorontalo Ray Latjando mengatakan proses evakuasi yang dilakukan pada Rabu malam (7/8) mengalami kendala terkait peralatan.
"Kami bersama tim khusus yang mengevakuasi berupaya menggunakan sejumlah peralatan termasuk eskapator untuk menarik pesawat, tapi belum memberikan hasil," ujarnya, Kamis.
Akibatnya, hingga saat ini status penerbangan di Bandara Jalaluddin masih ditutup, kecuali pesawat Sriwijaya Air dan Wings Air yang tetap melakukan aktivitas. "Hari ini ada Sriwijaya yang masuk, tapi bobot muatan pesawat harus dikurangi karena panjang landasan yang aman untuk sementara hanya 1.700 meter," tambahnya.




