Kamis 08 Aug 2013 22:14 WIB

Pesawat Lion Air yang Menabrak Sapi Belum Dievakuasi

Pesawat Airbus milik maskapai penerbangan Lion Air.
Foto: Republika/Yogi Ardhi
Pesawat Airbus milik maskapai penerbangan Lion Air.

REPUBLIKA.CO.ID, GORONTALO -- Hingga Kamis (8/8)' pesawat milik maskapai penerbangan Lion Air yang tergelincir di Bandara Jalaluddin Gorontalo karena menabrak sapi, belum berhasil dievakuasi.

Kepala Unit Briefing Office Bandara Jalaluddin Gorontalo Ray Latjando mengatakan proses evakuasi yang dilakukan pada Rabu malam (7/8) mengalami kendala terkait peralatan.

"Kami bersama tim khusus yang mengevakuasi berupaya menggunakan sejumlah peralatan termasuk eskapator untuk menarik pesawat, tapi belum memberikan hasil," ujarnya, Kamis.

Akibatnya, hingga saat ini status penerbangan di Bandara Jalaluddin masih ditutup, kecuali pesawat Sriwijaya Air dan Wings Air yang tetap melakukan aktivitas. "Hari ini ada Sriwijaya yang masuk, tapi bobot muatan pesawat harus dikurangi karena panjang landasan yang aman untuk sementara hanya 1.700 meter," tambahnya.

Sebelumnya pesawat Lion Air jenis Boeing 737-800 tergelincir saat mendarat, akibat menabrak sapi yang berada di tengah landasan pada Selasa (6/8) pukul 19.00 WITA. Sebanyak 110 penumpang dan tujuh kru pesawat selamat, meski ada dua orang yang cedera kaki karena melompat dari pintu darurat. Hingga kini, Tim KNKT masih melakukan investigasi atas kecelakaan pesawat tersebut.

sumber : Antara
Berita Terkait
Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi