Rabu 07 Aug 2013 12:55 WIB

Wah, Harga Daging Sapi di Kota Ini Rp 150 Ribu

Pedagang daging sapi lokal di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (6/8). (Republika/Adhi Wicaksono)
Pedagang daging sapi lokal di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (6/8). (Republika/Adhi Wicaksono)

REPUBLIKA.CO.ID, MUARA TEWEH---Harga daging sapi di pasar tradisional Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Rabu, atau sehari menjelang Lebaran 2013 naik dari Rp130.000 per kilogram menjadi Rp150.000 per kg. "Harga sejumlah daging baik sapi dan ayam sehari sebelum lebaran ini mengalami kenaikan yang bervariasi," kata seorang pedagang daging sapi di Pasar Pendopo Muara Teweh, Imul, Rabu.

Meski harga daging itu mengalami kenaikan, persediaannya tetap saja diburu warga masyarakat sebagai salah satu bahan makanan untuk disajikan pada lebaran. Selain daging sapi, maka barang lainnya yang naik diantaranya ayam ras mencapai Rp38.000/kg sebelumnya Rp28.000 - Rp30 ribu/kg, ayam buras (kampung) naik menjadi Rp60.000 sampai Rp75 ribu/kg dari Rp45 ribu - 50 ribu/kg. "Semua barang yang menjadi keperluan santapan lebaran mengalami kenaikan, sedangkan daging rusa masih kosong," katanya.

Kenaikan harga daging ini tidak diikuti barang kebutuhan lainnya terutama ikan, harga ikan di pasar tersebut masih bertahan dari sebelumnya. Ikan patin hasil tangkapan di Sungai Barito ada tiga jenis yaitu patin kapas harganya Rp150 ribu/kg, patin balansian Rp130.000/kg dan patin rambai Rp100 ribu/kg.

Selain itu, jenis ikan sungai lainnya yang di antaranya baung berkisar Rp40.000- Rp50.000/kg dan haruan (gabus) antara Rp25.000 - Rp26.000/kg. Patin hasil tangkapan nelayan di sungai ini memang lebih mahal karena rasanya enak dan gurih berbeda dibanding ikan patin hasil budidaya baik dikolam maupun keramba yang hanya Rp35.000/kg, kata seorang pedagang ikan di Pasar Pendopo Muara Teweh, Hj Nayah .

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement