REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Meski sejumlah partai politik sudah mendeklarasikan calon presiden dan calon wakil presiden, namun PPP belum akan melakukan hal serupa. Ketua Umum PPP, Suryadharma Alie mengatakan PPP belum sampai pada tahapan tersebut.
“Kalau mekanisme menetapkan capres dan cawapres dari PPP harus melalui rapimnas,” katanya saat ditemui di Istora Senayan usai menghadiri kongres XXI PGRI dan kongres guru Indonesia, Rabu (3/7).
Ia menghormati parpol lain yang sudah mendeklarasikan capres dan cawapresnya. Sejauh ini sudah mendeklarasikan diri yakni PAN mengusung Hatta Rajasa; Gerindra, Prabowo Subiakto; Hanura, Wiranto dan Hari Tanoe; Golkar, Aburizal Bakrie. Ia mengatakan saat ini PPP masih konsentrasi pada calon-calon legislative dibandingkan pada penjaringan capres.
Namun, ia tetap memantau kader-kader atau tokoh yang dianggap potensial untuk diusung pada pemilu mendatang. “Saat ini PPP masih mencermati siapa kader-kader internal atau kader di luar PPP yang potensial tetapi PPP konsen pada pemenangan pemilu 2014 dulu,” katanya.
PPP, lanjutnya, mengundang caleg PPP dari seluruh Indonesia untuk merumuskan bersama upaya pemenangan pemilu 2014. Menurutnya, jika PPP memperolah hasil jauh lebih baik dari 2009, bisa menjadi modal di 2014. “PPP tahu dirilah. Kita cari modal (suara pileg) dengan perolehan suara besar untuk 2014 mendatang," ujarnya mengakhiri.