REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --- Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Saleh Partaonan Daulay meminta Indonesia perlu melakukan diplomasi agar kuota haji Indonesia tidak dipangkas Pemerintah Arab Saudi.
"Kalau perlu, Presiden langsung datang menemui raja Saudi. Saya menilai, bertemu langsung dengan raja Saudi jauh lebih efektif dibandingkan hanya sekedar mengirim surat," kata Saleh di Jakarta, Sabtu. (15/6).
Ketua Komisi Luar Negeri Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat itu mengatakan, jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertemu langsung dengan Raja Saudi, Indonesia akan terlihat lebih serius menyelesaikan permasalahan kuota haji.
Menurut Wakil Sekretaris Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Pusat ini, mengirim Menteri Agama Suryadharma Ali melakukan lobi belum tentu efektif. Sebab, jika hanya menteri yang datang, kemungkinan hanya akan dipertemukan dengan pejabat setingkat menteri atau bahkan hanya setingkat dirjen.