Kamis 30 May 2013 15:15 WIB

Pengoperasian SPBG di Sidoarjo Ditunda

Petugas mengisi bahan bakar gas ke sebuah mobil di Stasiun Pengisian BBG (SPBG), Surabaya, Jawa Timur.
Foto: Ismar Patrizki/Antara
Petugas mengisi bahan bakar gas ke sebuah mobil di Stasiun Pengisian BBG (SPBG), Surabaya, Jawa Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, CEPU, JATENG -- Dirjen Migas Kementerian ESDM, Edy Hermantoro, Kamis, mengatakan, pihaknya akan terus meningkatkan ketersediaan infrastruktur bahan bakar gas (BBG) baik SPBG maupun pipa. Salah satunya, pemerintah akan mulai mengoperasikan satu SPBG di Sidoarjo, Jawa Timur.

"Pemerintah telah mengalokasikan dana untuk memperbanyak infrastruktur BBG," katanya.

Peresmian pengoperasian SPBG di Sidoarjo itu sebenarnya dijadwalkan Kamis ini oleh Menteri ESDM Jero Wacik, tapi ditunda. Jero mesti menghadiri rapat kerja pembahasan subsidi listrik RAPBN Perubahan 2013 dengan Komisi VII DPR yang direncanakan di Jakarta, Kamis malam ini.

SPBG yang dibangun dengan dana APBN oleh Kementerian ESDM tersebut nantinya akan diserahkan ke PT Pertamina (Persero) sebagai penyertaan modal pemerintah untuk selanjutnya dioperasikan. Pasokan gas berasal dari PT PGN Tbk.

SPBG di Sidoarjo satu dari empat stasiun gas yang dibangun Kementerian ESDM di Jatim pada 2012.

Pada 2013, Kementerian ESDM akan membangun empat SPBG lagi dengan anggaran Rp114 miliar di Kalimantan Timur pada 2013. Sedang, 2011, sudah terbangun empat SPBG di Palembang.

Edy menambahkan, di luar itu, sejumlah infrastruktur SPBG dan pipa gas juga akan dibangun di Jakarta. Antara lain, dengan dana sendiri Pertamina akan membangun sebanyak tujuh unit dan enam unit oleh PGN.

"Sebagian di antaranya berupa MRU (mobile refueling unit atau SPBG bergerak)," katanya.

Lalu, dengan dana APBN 2013 sebesar Rp 574 miliar juga akan dibangun lima SPBG dan pipa distribusi sepanjang 22,2 km. Ruas pipa mencakup Beji-Ragunan, Ragunan-Lebak Bulus, dan Fatmawati-Blok M.

Dari jaringan pipa itu, akan menjadi lokasi SPBG yang bisa dibangun BUMN atau swasta. Proyek APBN tersebut ditargetkan beroperasi secara bertahap mulai kuartal ketiga 2013.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement