REPUBLIKA.CO.ID, JEMBER -- Tiga dari 59 imigran Rohingya Myanmar yang dtampung sementara di salah satu hotel di Kabupaten Jember, Jawa Timur, melarikan diri, Kamis (18/4).
Petugas hotel setempat, Sukir mengatakan ketiga imigran tersebut diduga keluar dari jendela dengan merusak kaca nako di dalam kamar sekitar pukul 02.00 dini hari, kemudian melompat pagar dinding pembatas hotel dengan pemukiman penduduk.
"Mereka melompati dinding pembatas hotel yang tingginya sekitar 4 meter, dan tiga imigran itu diduga berlari ke arah barat," tuturnya.
Tiga imigran yang bernama Kamrul, Mamun, Ashadur tersebut menginap di kamar 115 bersama dengan tiga temannya yang juga akan melarikan diri, namun petugas mengetahui tiga temannya yang akan kabur dan berhasil mencegah tiga imigran lainnya yang keluar dari jendela.
"Tiga orang yang kabur lebih dulu tidak bisa dikejar oleh petugas karena sudah melompati pagar dinding pembatas hotel dan berlari dengan kencang," ujarnya.
Kepala Kantor Imigrasi Jember, Mujiantoro mengatakan pihaknya langsung memindahkan ketiga imigran yang akan kabur ke kamar hotel 209 karena kamar tersebut berdekatan dengan petugas yang melakukan penjagaan terhadap puluhan imigran Rohingya. "Petugas Imigrasi melakukan pengawalan dan penjagaan khusus terhadap ketiga imigran yang gagal kabur itu," tuturnya.