Sabtu 06 Apr 2013 14:54 WIB

Kalsel Beri Insentif 7.600 Sapi Bunting

Peternakan Sapi
Foto: disnak.jabarprov.go.id
Peternakan Sapi

REPUBLIKA.CO.ID,SAMARINDA--Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memberikan insentif bagi 38 kelompok peternak pada 2013 untuk mempertahankan 7.600 sapi dan kerbau betina bunting agar tidak dijual atau dipotong.

"Kelompok ternak yang jumlahnya ada 38 unit itu tersebar di sembilan kabupaten dan kota. Insentif kami berikan agar kebutuhan pokok peternak dalam kehidupan sehari-hari dapat terbantu sehingga mereka tidak menjual ternaknya," kata Plt Kepala Dinas Peternakan Kaltim Dadang Sudarya di Samarinda, Sabtu.

Dana insentif yang digunakan untuk 38 kelompok petani ternak itu bersumber dari APBN dengan nilai Rp6,840 miliar. Masing-masing kelompok ternak diberi insentif untuk 200 sapi atau kerbau betina yang sedang bunting.

Kelompok ternak yang memperoleh insentif dan penguatan sapi/kerbau betina bunting adalah di Kabupaten Kutai Barat, Penajam Paser Utara, Kutai Timur, Bulungan, Kutai Kartanegara, dan Berau yang masing-masing lima kelompok, Kabupaten Paser empat kelompok, Nunukan tiga kelompok, dan Tarakan satu kelompok.

Insentif penguatan bagi kelompok tani ternak bertujuan untuk menumbuhkan kelompok penguatan sebagai calon kelompok pembibit sapi atau kerbau, khususnya penguatan kepada ternak lokal (ternak asli).

Insentif dimaksudkan agar kelompok atau peternak termotivasi dalam pengembangkan sapi lokal serta terlaksananya identifikasi, inventarisasi, dan registrasi sapi atau kerbau asli untuk penerapan prinsip-prinsip perbibitan.

Dalam anggaran 2013, kegiatan penguatan sapi/kerbau betina bunting diutamakan pada ternak lokal dan dikawinkan dengan rumpun sejenis. Pemberian insentif dilakukan kepada kelompok peternak terseleksi.

Terkait dari pemberian insentif yang sudah dilakukan beberapa kali di tahun-tahun sebelumnya, pihaknya juga telah melakukan evaluasi, seperti hasil evaluasi dari Insentif dan Penyelamatan sapi/kerbau Betina Produktif 2011, kemudian berdasarkan hasil monitoring Pengendalian sapi/kerbau Betina Bunting pada 2012.

Dari evaluasi ditemukan bahwa, pemberian insentif mampu memotivasi peternak dalam mempercepat kebuntingan dan memperpendek jarak antar kelahiran (calfing interval), sehingga mampu meningkatkan populasi ternak lebih cepat.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement