Ahad 31 Mar 2013 00:08 WIB

YKLI Desak Pemerintah Cepat Atasi Kelangkaan Solar Sumbar

SPBU. Ilustrasi.
Foto: Antara
SPBU. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumatera Barat mendesak pemerintah segera mengatasi kelangkaan solar, mengingat persoalan sejak satu bulan terakhir banyak menimbulkan kerugian bagi warga provinsi itu.

"Kelangkaan solar telah menyebabkan terganggunya distribusi bahan pokok, obat-obatan, dan lainnya hingga ke daerah-daerah karena rata-rata mobil yang mengangkut bahan tersebut menggunakan BBM jenis solar," kata Ketua YLKI Sumbar Dahnil Aswad di Padang, Sabtu (31/3).

Selain itu, kelangkaan solar telah menyebabkan terganggunya arus lalu lintas yang berdampak pada meningkatnya jumlah konsumsi BBM. Tidak hanya itu dilapangan terjadi ketidakpastian karena tidak adanya kejelasan apa penyebab kelangkaan bahan bakar tersebut, kata dia.

Kemudian, hal itu juga menyebabkan terganggunya nelayan, petani, industri kecil dan masyarakat pengguna BBM jenis solar pada umumnya. Dikhawatirkan , jika keadaan tersebut terus terjadi akan menyebabkan naiknya angka inflasi di daerah ini, kata dia.

Oleh sebab itu, YLKI mengharapkan Gubernur mengambil langkah kongkret bersama DPRD untuk mengatasi kelangkaan BBM solar, dengan meminta Kementerian ESDM dan BPH Migas Pusat menambah kuota, karena tahapan pemberlakuan pembatasan tidak berlaku sama.

Hal ini penting agar ada kepastian bagi masyarakat, agar tidak mengganggu kondisi perekonomian serta memastikan siapa yang berhak mendapatkan solar subsidi dan non subsidi, kata dia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement