Sabtu 26 Jan 2013 22:45 WIB

400 Rumah di Kampung Pulo Diperkirakan Rusak

Air banjir yang menggenangi rumah warga di kawasan Kampung Pulo, Bukit Duri, Jakart, Senin (19/11).  (Adhi Wicaksono)
Air banjir yang menggenangi rumah warga di kawasan Kampung Pulo, Bukit Duri, Jakart, Senin (19/11). (Adhi Wicaksono)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekitar 400 rumah di Kampung Pulo RW 03, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, diprediksi mengalami kerusakan akibat banjir yang melanda daerah itu selama sepekan.

"Jumlah rumah yang rusak akibat banjir di Kampung Pulo diperkirakan hampir 400 rumah, bahkan ada satu rumah di RT 13 yang hanyut akibat terjangan banjir. Saat ini kami masih mendata berapa rumah yang rusak ringan, sedang dan berat di 16 RT yang ada di RW 03," kata Ketua RW 03 Kampung Pulo, Faisal saat mendistribusikan bantuan logistik dari pemirsa TV di Jatinegara, Sabtu (26/1).

Menurut dia, dirinya telah memerintahkan masing-masing ketua RT untuk mendata berapa rumah rusak akibat musibah banjir itu, sehingga data-data itu bisa diserahkan langsung ke kelurahan untuk mendapatkan bantuan perbaikan. "Kami harapkan ada bantuan perbaikan dari Pemprov DKI Jakarta," ucapnya, berharap.

Saat ini, lanjut Faisal, seluruh warga di RW 03 telah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan rumahnya yang sempat dipenuhi tanah dan lumpur akibat musibah banjir itu. Namun, masih ada sebagian rumah warga yang belum sempat dibersihkan, terutama warga yang tinggal di bataran Sungai Ciliwung.

Ia menyebutkan, selama banjir pada tahun ini terdapat enam orang warganya meninggal dunia karena sakit, yang rata-rata usianya 50 tahun ke atas. Mereka meninggal karena sebelumnya dalam kondisi sakit, namun karena tidak sanggup menahan hawa dingin, akhirnya mereka meninggal.

Untuk bantuan logistik bagi korban banjir di Kampung Pulo sendiri berjalan lancar, bahkan dalam waktu dekat ini akan ada bantuan lagi untuk warganya.

Mengenai prediksi pada 27 Januari 2013 akan terjadi banjir lagi, tambah Faisal, pihaknya akan melakukan persiapan untuk mengantisipasi banjir. Kalau ada informasi

Bendungan Katulampa mencapai ketinggian 100 cm dan Depok 200 cm, maka siaga III. Kita akan siap-siap untuk mengungsi lagi, tuturnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement