REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Upaya perbaikan tanggul di Latuharhari yang jebol, terus berlangsung. Sabtu (19/1 ini, proses perbaikan tanggul memasuki hari ketiga.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan, proses perbaikan tanggul akan rampung hari ini. ''Iya, diusahakan selesai di hari ini. Perbaikan terus dikerjakan,'' kata Jokowi, Sabtu (19/1) saat ditemui di lokasi tanggul jebol.
Ia menjelaskan, saat ini pengerjaannya memasuki tahap penyelesaian. Menurutnya, masih ada beberapa tahap yang harus dikerjakan yakni mengangkut pasir lalu memasukkannya ke kantung-kantung plastik pengangkut. Untuk kemudian dimasukkan ke dalam tanggul.
Ia juga mengapresiasi kepada semua pihak yang turut membantu penyelesaian perbaikan tanggul. ''Semuanya turun membantu, mulai dari Kodam, Paskas, Marinir, Kopassu, Satpol, Kepolisian,TNI. Kalau tidak ada beliau-beliau ini, saya enggak ngerti,'' ucap Jokowi.
Mantan Wali Kota Surakarta ini mengungkapkan, memang dalam upaya perbaikan tanggul Latuharhari terdapat kesulitan sendiri. Ia menyebutkan, pendekatan upaya perbaikan ke arah tanggul ialah manual. ''Mendekat ke sini banyak yang manual. Di sini ada tanggul, ada jalan layang, di bawahnya ada rel,'' ujarnya. Oleh karena itu pengerjaan-pengerjaan yang sifatnya darurat harus lebih difokuskan.
Selain Latuharhari, Jokowi mendapatkan informasi tentang tanggul-tanggul lain yang rawan jebol. ''Kita akan kontrol semuanya, memang harus dicek,'' ujarnya.