Kamis 17 Jan 2013 16:25 WIB

Ribuan Nelayan Terancam Kelaparan

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: A.Syalaby Ichsan
Gelombang tinggi. Ilustrasi
Foto: 2space.net
Gelombang tinggi. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Masa paceklik membuat ribuan nelayan miskin di Kabupaten Indramayu kesulitan bahan pangan seperti beras dan makanan lainnya. Mereka pun terancam kelaparan.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Indramayu Ono Surono menjelaskan, dari 36 ribu nelayan yang ada di Indramayu, sekitar 8 ribu di antaranya berstatus sebagai nelayan miskin. Dia berharap, ada kepedulian pemerintah untuk memperhatikan kondisi mereka saat ini.

''Yang paling mereka butuhkan sekarang adalah bantuan beras,'' kata Ono, Kamis (17/1). Nelayan miskin itu tersebar di sejumlah kantong-kantong nelayan di Kabupaten Indramayu. Seperti Desa Benda Blok Tegalagung Kecamatan Karangampel, Desa Glayem dan Lombang Kecamatan Juntinyuat, Desa Cangkring Kecamatan Cantigi, Desa Bugel dan Ujunggebang Kecamatan Sukra.

Berdasarkan pantauan Republika, kondisi para nelayan miskin itu memang sangat miris. Para nelayan dan keluarganya mengaku tidak dapat membeli beras karena tidak memiliki uang sama sekali. Nelayan harus mengalami masa paceklik akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi di laut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement