Kamis 20 Dec 2012 11:45 WIB

Harga Daging di Indonesia Termahal di Dunia

Rep: Dwi Murdaningsih/ Red: Djibril Muhammad
Daging sapi (ilustrasi).
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Daging sapi (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Siapa sangka, di balik minimnya pasokan daging nasional, ternyata menyimpan sesuatu yang bernilai. Paling tidak, hal itu diketahui ketika harga daging sapi di Indonesia kini mencapai 10 dolar (sekitar Rp 100 ribu). Padahal, jika dibandingkan dengan negara lain, harganya masih berkisar 5-6 dolar.

"Kita impor daging saja bisa dijual 6,5 Dolar," ujar Direktur Eksekutif Asosiasi Pengimpor Daging Sapi Indonesia (ASPIDI) Thomas Sembiring , Kamis (20/12).

Kenaikan harga daging di Indonesia disebabkan karena kurangnya pasokan daging. Thomas mengatakan sangat sulit memperkirakan konsumsi daging karena sangat dinamis. Konsumsi daging, kata dia, akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya pertumbuhan ekonomi masyarakat. "Belum ada sejarah harga daging bertahan (tinggi) sejak lima bulan terakhir," katanya.

Harga daging sudah mulai naik sejak bulan April. Biasanya, setelah hari raya, harga daging kembali normal. Namun, harga daging tahun ini stabil di level sekitar Rp 100 ribu. Normalnya, harga daging di kisaran Rp 70 ribu.

Thomas mengatakan pergerakan kebutuhan daging sapi di Indonesia sangat dinamis. Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda kebutuhan daging akan konstan. Dinamisnya kebutuhan daging ini menurutnya membuat pemerintah salah langkah menyusun rencana swasembada.

Ia membandingkan dengan perhitungan konsumsi beras. Konsumsi beras, kata dia sudah mylai stabil. Konsumsi beras sekitar sekitar 120 kg/kapita/tahun dan akan turun seiring dengan meningkatnya pendapatan masyarakat.

"Beda dengan daging yang akan terus naik kebutuhannya. Misalnya tahun 2011 kebutuhan 1,9 kg/th, tahun  2012 mencapai 2,2 kg/th. Bukan tidak mungkin kebutuhan kita akan naik hingga 7 kg/th seperti Malaysia," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement