Rabu 12 Dec 2012 07:49 WIB

Ekspor Melorot, Defisit Perdagangan AS Memburuk

Defisit (ilustrasi)
Foto: FINANCIALRED.COM
Defisit (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON--Situasi ekonomi Amerika Serikat masih belum memberikan tanda membaik. Sebaliknya, defisit perdagangan AS kian tajam pada Oktober, karena ekspor jatuh dari bulan sebelumnya

Kondisi terkini terjadi di saat melambatnya ekonomi global, demikian data pemerintah yang diumumkan pada Selasa (11/12).

Kesenjangan perdagangan meningkat menjadi 42,2 miliar dolar AS dari revisi 40,3 miliar dolar AS pada September, Departemen Perdagangan mengatakan. Ekspor turun 3,6 persen, sementara impor turun sebesar 2,1 persen.

Penurunan ekspor adalah yang paling tajam sejak Januari 2009, didorong oleh kejatuhan 4,8 persen dalam ekspor barang.

"Perdagangan berkontribusi sedikit terhadap pertumbuhan PDB AS dalam kuartal sekarang, namun kelemahan dalam ekspor dan impor semuanya dikatakan sebagai momentum ekonomi AS," kata Sal Guatieri di BMO Capital Markets.

Penurunan perdagangan dengan Cina, salah satu dari mitra dagang terbesar Amerika Serikat, akibat situasi sensitif secara politik, meningkat ke rekor 28,1 miliar dolar AS, membawa total 10 bulan tahun ini menjadi 245,5 miliar dolar AS.

Rata-rata defisit perdagangan tiga bulan naik menjadi 41,7 miliar dolar AS pada Oktober dari 41,5 miliar dolar AS pada September.

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement