Selasa 30 Oct 2012 15:16 WIB

Ical akan Tarik Kader yang Memeras BUMN

Rep: Muhammad Akbar Wijaya/ Red: Karta Raharja Ucu
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (tengah) didampingi jajaran pengurus DPP memimpin sidang pleno di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Sabtu (13/10).
Foto: Antara/Widodo S. Jusuf
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (tengah) didampingi jajaran pengurus DPP memimpin sidang pleno di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Sabtu (13/10).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie mengultimatum kader-kadernya yang terlibat pemerasan BUMN.

"Akan dihukum dan di-recall (ditarik) dari DPR," tegas Aburizal kepada wartawan, di sela Rapimnas ke IV Partai Golkar, Jakarta, Selasa (30/10).

Politisi yang akrab disapa Ical itu mengatakan tindakan tegas akan diambil partai bila terdapat bukti yang menunjukan keterlibatan kader Golkar. Menurut Ical, saat ini banyak orang yang belum terbukti bersalah sudah mendapat hukuman.

"Tentu itu (pemerasan) harus dibuktikan," ujar Ical.

Politisi 65 tahun itu juga menyayangkan sikap media yang terlalu cepat menghakimi seseorang, padahal belum terbukti bersalah. Ical berpendapat semestinya media massa tidak mengabaikan proses hukum. "Media massa enak saja menghukum tanpa ada tindakan," celetuknya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement