Jumat 12 Oct 2012 19:17 WIB

Polisi Tangkap Sindikat Pencuri Baterai BTS

Rep: Andi Ikhbal/ Red: Chairul Akhmad
Salah satu menara BTS milik operator telekomunikasi (ilustrasi).
Foto: taufik rachman
Salah satu menara BTS milik operator telekomunikasi (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG – Kepolisan Sektor (Polsek) Genuk, Kota Semarang, menangkap sindikat pencuri baterai tower Base Transceiver Station (BTS) PT Sunko.

Sindikat ini berjumlah delapan orang yang melibatkan seorang teknisi karyawan di perusahaan tersebut.

Pihak kepolisian menyita beberapa barang bukti dari para pelaku yakni, 72 baterai BTS, obeng, kunci letter T, dan dua buah mobil rental, Toyota Innova dan Daihatsu Xenia warna hitam nomor polisi H 8780 JR.

Sedangkan, menurut informasi yang dihimpun, berat baterai tersebut berkisar 32 kilogram dengan harga Rp 10 juta per buahnya.

Baterai yang dicuri itu mempunyai fungsi sebagai sumber energi cadangan, sehingga bila aliran listrik mengalami gangguan atau mati. Power energi tersebut bisa tetap memberikan tenaga pada jaringan seluler sebuah provider.

Salah satu dari delapan tersangka, Deni mengaku pihaknya merupakan eksekutor pencurian saja. Sementara penggambar atau penentu lokasi berinisial N yang masih buron. Sedangkan, N sendiri diketahui sebagai teknisi di PT Sunko. “Saya tidak tahu soal harga baterai tersebut, malah rencananya mau saya jual ke tukang rongsok,” kata Deni, Jumat (12/10).

Selain itu, Deni juga mengaku sudah melakukan pencurian di beberapa tempat. Meski dia tidak menyebutkan secara jelas lokasi tersebut, namun menurutnya pihaknya sudah membobol 6 titik BTS di Pati dan 3 lainya di Genuk Semarang.

Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Semarang, Kombes Pol Elan Subilan, mengatakan penangkapan terhadap para tersangka dilakukan menyusul masuknya laporan beberapa perusahaan operator telekomunikasi seluler mengenai hilangnya beberapa baterai BTS.

Elan menjelaskan, informasi terakhir sindikat ini beraksi di wilayah Kecamatan Genuk pada Selasa (2/10) malam, mencuri baterai tower BTS milik PT Mitra Tel, provider jaringan seluler Tri dan Axis.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement