Selasa 04 Sep 2012 22:04 WIB

Penermiaan Guru Sebaiknya Dipisah dengan PNS

PNS (ilustrasi)
Foto: cangklak.blogspot.com
PNS (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BUKITTINGGI - Pemerhati pendidikan di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Irwan Aswandi menilai sudah sepantasnya penerimaan pegawai negeri sipil (PNS) dengan guru dipisahkan.

"Guru mempunyai spesifikasi khusus di bidang yang diuji sesuai dengan profesionalisme atau profesinya, sehingga perlu dipisahkan dengan penerimaan PNS lainnya," katanya kepada ANTARA di Bukittinggi, Selasa (4/9).

Menurut dia, guru harus memiliki kemampuan pedagogik, akademik, sosial dan kepribadian, sehingga mempunyai kekhususan dari PNS lainnya. Justru itu, kata dia, harus ada pemisahan antara penerimaan PNS lainnya dengan guru.

"Tak mungkin peneriman guru disamakan dengan penerimaan PNS bidang akutansi, teknik komputer dan lainnya," kata dia.

Disamping itu, kata dia, untuk tes guru juga dibagi tentang tes akademiknya, misalnya guru biologi tidak sama dengan ujian guru sejarah, atau guru matematika tidak sama tes akademiknya dengan guru olah raga.

Akan tetapi, kata dia, pedagogik, sosial dan kepribadian tetap sama karena akademik menyangkut kemampuan ilmu yang dimiliki sesuai dengan bidang studi yang nantinya akan diajarkan.

Indikator lainnya penerimaan guru dan PNS lainnya dipisahkan, di mana CPNS guru harus mengetahui secara dasar tentang delapan standar pendidikan nasional.

Di antara delapan standar pendidikan nasional tersebut, antara lain ada standar isi, standar pengelolaan, standar proses dan standar pembiayaan, serta lainnya.

"Dengan memahami terhadap delapan standar pendidikan nasional itu, guru tahu apa yang akan dilakukan ketika menjadi seorang pengajar," katanya.

Ia berharap, pada penerimaan PNS mendatang pemerintah agar memisahkan tes penerimaan pegawai negeri sipil guru dengan pegawai negeri sipil lainnya. "Dengan adanya pemisahan itu akan dapat menjaring tenaga guru atau pendidik yang lebih profesional," kata dia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement