REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Banyak manfaat yang didapat saat seseorang membaca karya sastra, utamanya novel. Sebab, melalui novel seorang manusia dapat menggali lebih dalam sisi kemanusiannya.
Hal itu diungkap penulis skenario film, Salman Aristo, saat berbincang dengan Republika Online, selepas acara Penganugerahan dan Temu Penulis Novel pemenang Lomba Novel Republika 2011 di Jakarta, Kamis (12/4).
Salman mengungkap novel itu merupakan karya tertinggi dalam dunia tulis menulis. Mengapa tertinggi, sebab cakupannya yang luas dengan kedalaman isinya membawa manusia menjelajahi kekayaan yang tidak dipenuhi karya sastra lainnya.
Sementara novelis Asma Nadia menilai novel merupakan karya sastra yang menawarkan nuansa menghibur dan berpikir. "Saya saat membaca novel itu seolah diajak bertualang, dan menggali wawasan. Hal ini yang mungkin tidak kita peroleh dalam pendidikan formal," ujarnya.
Namun, Salman menyayangkan bila manfaat yang besar itu tidak diimbangi dengan karya novel yang berkualitas. Sebab, diakuinya perkembangan novel di Indonesia sangat signifikan. Hanya saja, perlu diperkuat kualitas dan mutunya.
Menurut Asma, masalah kualitas dan mutu merupakan pekerjaan rumah setiap pihak. Inilah yang perlu mendapat perhatian. Sebab, manfaat novel itu begitu besar terhadap kemajuan sebuah masyarakat.