REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan berpendapat, jenjeng karir anak muda perlu dipercepat agar para tunas bangsa itu bisa lebih efektif mengaktualisasikan potensi yang dimilikinya.
"Jenjang karier anak muda perlu lebih dipercepat, tidak harus melalui tahap-tahap yang semestinya sudah harus ditinggalkan," kata Dahlan Iskan di sela-sela kuliah umum di Kampus ITB Bandung bertema 'Menuju BUMN Sebagai Perusahaan Kelas Dunia', Sabtu (17/3).
Percepatan jenjang karier anak muda itu, kata Dahlan, sangat diperlukan agar mereka memiliki kesempatan yang lebih besar untuk membangun Indonesia, termasuk dalam membangun dan mengembangkan perusahaan BUMN.
Namun, Dahlan menyatakan upaya semacam itu tentunya harus dilakukan melalui perubahan paradigma dalam perekrutan dan jenjang karier. Sehingga, masih kata Dahlan, anak-anak muda yang berpotensi lebih mendapat kesempatan untuk mengaktualisasikan dirinya.
"Kalangan kampus, termasuk ITB sebagai institusi yang memiliki daya saing diharapkan bisa memberikan kontribusi nyata dan inovasi, selain juga harus mendorong para alumninya untuk berkarya," kata mantan Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) itu.
Pada kesempatan itu, Dahlan menyatakan komitmennya untuk menjadikan BMN menjadi perusahaan kelas dunia dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada. Dahlan juga memaparkan kebijakan strategis kementerian yang dipimpinnya, termasuk dalam pengembangan sumber daya manusia.
Seusai memberikan kuliah umum, Dahlan yang bergegas untuk mengejar jadwal pesawat, berangkat menuju Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung membonceng sepeda motor yang disiapkan panitia. "Saya buru-buru ngejar pesawat," katanya sambil bergegas naik ke sadel kendaraan roda dua yang akan membawanya ke bandara.