Kamis 09 Feb 2012 05:33 WIB

Ketika Orang Korea Lebih Peduli Warga Miskin Indonesia

Rep: Amri Amrullah/ Red: Ramdhan Muhaimin
Orang miskin di negeri kaya (ilustrasi)
Foto: thewanderer79.wordpress.com
Orang miskin di negeri kaya (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR - Ditengah keprihatinan warga miskin mendapatkan kesempatan hidup layak dari pemerintah, ternyata kepedulian muncul dari warga negara asing. Benar saja, 83 mahasiswa Korea Selatan datang jauh dari Seoul ke Bogor untuk membantu warga miskin di Desa Cijayanti, Sentul, Bogor dengan membangun rumah layak huni.

Ini membuat ironi, dikala pemerintah setempat tidak memperhatikan kondisi masyarakat asli sekitar Sentul-Bogor yang ternyata hanya memiliki hunian gubuk dan cukup kontras dengan komplek perumahan elit sekitarnya, Sentul City. 

"Saya cukup kaget ketika sampai disini, sangat bertolak belakang dengan kondisi di Jakarta bahkan komplek perumahan sekitar," ungkap Park Jin Min (21) Mahasiswa di Salah satu Universitas di Seoul.

Park cukup kaget ketika melihat kondisi kehidupan di pelosok Desa Cijayanti yang berjarak hanya beberapa jam dari Ibukota. Ia semakin sedih ketika melihat rumah yang dihuni sebagian warga desa yang hanya berdinding anyaman bambu dengan konstruksi yang hampir roboh. "Saya tidak bisa membayangkan mereka harus hidup disitu," ujarnya.

Perasaan yang sama juga dirasakan Sun Kyuong Hwang (22). Ia prihatin dengan kondisi masyarakat di desa ini, terutama bila dibandingkan dengan komplek Sentul City yang berjarak hanya beberapa kilometer dari Desa Cijayanti. Park Jin Min dan Sun Kyuong Hwang adalah dua dari 83 mahasiswa Korea yang ikut serta membantu pembangunan dua rumah warga Desa Cijayanti dalam Program Corporate Social Responsibility (CSR) yang digelar KIA Motor.

Lilis, warga Cijayanti yang telah dibangunkan rumah terlihat sangat senang ketika ditanya wartawan. Lilis yang juga Janda beranak empat ini, bahkan sempat meneteskan air mata ketika menceritakan pengalaman kehidupannya dengan rumah lamanya. "Senang sekali masih ada yang memperhatikan kondisi saya," ucapnya.

CSR KIA Motor ini bekerjasama dengan lembaga Habitat for Humanity dengan program yang diberi nama 'Happy Move'. Selain membangunkan rumah layak huni, KIA Motor bersama relawan asal Korea juga memberikan bantuan dana sebesar 40 ribu dolar AS kepada masyarakat sekitar, untuk pembangunan fasilitas umum seperti Mandi Cuci Kakus (MCK).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement