REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Ahmad Mubarok membantah pertemuan di Cikeas pada Selasa malam, (24/1) membahas nasib Anas Urbaningrum. Ia mengatakan pertemuan itu hanyalah pertemuan rutin yang kerap dilakukan oleh Dewan Pembina PD.
"Ini hanya rapat untuk pembinaan saja. Jadi, kita meliat kondisi bangsa dan dunia seperti ini dan juga dibahas langkah kaderisasi ke depan harus seperti apa," katanya.
Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar tiga jam itu, Mubarok juga menegaskan jika ada pembahasan mengenai ketua umum PD, Anas Urbaningrum. "Tidak betul. Tidak ada pembahasan tentang Ketua Umum," katanya. Ia pun menegaskan tidak ada 'kejutan' yang akan diberikan oleh PD mengenai status ataupun kondisi kader-kadernya yang terlibat hukum.
"Jadi gak ada yang namanya kejutan. Orang ini rapat rutin saja kok," katanya.
Dalam pertemuan itu, lanjutnya, Ketua Dewan Pembina, SBY meminta para kadernya saling menghargai dan tidak saling menghakimi.
Dewan Pembina Partai Demokrat mengadakan pertemuan dengan Ketua Dewan Pembina, SBY di Cikeas. Pertemuan dimuali sekitar pukul 19.00 dan berakhir sekitar pukul 22.00. Adapun kader partai demokrat yang hadir tak hanya anggota dewan pembina tetapi juga anggota dewan kehormatan. Tampak beberapa kader yang datang seperti Amir Syamsuddin, Jero Wacik, Andi Malarangeng, Syarif Hasan, Marzuki Alie, EE Mangindaan, dan Sukarwo.