Senin 19 Dec 2011 17:13 WIB

Din Syamsuddin: Tahun 2011 Penuh Kedustaan

Din Syamsuddin
Foto: Republika/Tahta Aidilla
Din Syamsuddin

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menilai jalannya pemerintahan sepanjang 2011 ini dipenuhi dengan kedustaan. Dusta yang dilakukan oleh para pemangku negara.

"PP Muhammadiyah melihat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara pada 2011 ini penuh dusta. Banyak pendustaan di dalam berbangsa dan bernegara, terutama dari para pemangku negara," kata Din dalam sambutannya pada refleksi akhir tahun 'Tahun Penuh Dusta Masihkan Ada Asa Tersisa' di PP Muhammadiyah, Jakarta, Senin.

Din menilai bangsa Indonesia adalah bangsa besar yang memiliki sumber daya alam yang melimpah. Namun sayang, semuanya itu dijual kepada pengusaha asing. Bahkan, aksi tersebut sengaja direkayasa melalui korupsi yang dikelola oleh negara melalui kebijakan atau UU yang implikatif.

"Namun ketika ada masalah, sering para pemimpin negara ini lari dari masalah atau merasa tidak ada masalah. Mungkin mereka merasa ada legitimasi yang lebih besar sehingga terjadi penumpukan masalah," katanya.

Jika persoalan sekarang tidak dapat diselesaikan dengan baik, maka itu dikhawatirkan akan menjadi masalah yang semakin kronis. "Jalan keluarnya adalah ledakan dahsyat dari komandan tertinggi bangsa ini. Tapi sayang, 'big bang' itu tidak bisa dilaksanakan. Saya khawatir 'big bang' itu datangnya dari bawah," ujarnya.

sumber : Antara
Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi