REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Jenazah almarhum mantan Kepala Kepolisian RI, Jenderal (Purn) Kunarto (71), Rabu siang, disemayamkan di Auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan. Sebelumnya, jenazah dishalatkan terlebih dahulu di Masjid Darul Ilmi di lingkungan PTIK setelah tiba dari Surabaya sekitar pukul 13.00 WIB.
"Mantan Kapolri Jenderal Pol (Purn) Drs Kunarto (71) wafat di Surabaya akibat penyakit kanker prostat yang diderita," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Rachmat Mulyana.
Jenazah mantan Kapolri periode 20 Februari 1991 hingga 5 April 1993 itu dilepas Wakapolda Jatim Brigjen Edi Sumantri dengan upacara militer di Bandara Juanda Surabaya.
Saat ini, Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo sudah tiba di Auditorium PTIK dan mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga almarhum Kunarto.
Selain itu, hadir pula beberapa mantan Kapolri, di antaranya Jenderal (Purn) Pol Bambang Hendarso Danuri dan Jenderal (Purn) Pol Da'i Bachtiar serta para pejabat utama Polri.
Almarhum Kunarto adalah mantan Kapolri periode 1991-1993. Meninggal dunia di Rumah Sakit Internasional Surabaya, Rabu pada pukul 04.00 WIB.
Perjalanan karir almarhum di antaranya pernah menjadi ajudan mantan Presiden RI kedua, Soeharto, kemudian Wakapolda Metro Jaya dari tanggal 1 September 1986 hingga Desember 1987.
Selanjutnya menjabat Kapolda Sumatera Utara periode tahun 1987-1989. Almarhum Kunarto lahir di Yogyakarta 8 Juni 1940.
Almarhum meninggalkan seorang istri, dua orang putra dan enam cucu. Jenazah akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.




