Senin 26 Sep 2011 12:03 WIB

Banser Jaga Seluruh Gereja di Kota Tapai

Banser NU
Foto: Antara
Banser NU

REPUBLIKA.CO.ID,BONDOWOSO - Anggota Barisan Serba Guna Ansor atau Banser Cabang Bondowoso, Jawa Timur, menjaga seluruh gereja di wilayah itu setelah terjadi ledakan di sebuah gereja di Solo, Ahad (25/9).

"Begitu mendengar adanya ledakan bom di gereja di Solo, kami langsung berkoordinasi dengan tokoh agama Kristen untuk menerjunkan anggota Banser menjaga gereja," kata Ketua PC GP Ansor Bondowoso, Miftahul Huda, di Bondowoso, Senin (26/9).

Bom bunuh diri meledak di Gereja Kepunton di Jalan Arif Rahman Hakim, Solo, Jawa Tengah, pada Minggu usai pelaksanaan misa sekitar pukul 10.55 WIB. Pada peristiwa itu, pelaku tewas di tempat kejadian. Sementara, sejumlah anggota jemaat gereja mengalami luka-luka.

Menurut Miftah, pihaknya menerjunkan angota Banser ke tempat peribadatan umat Kristen untuk membantu aparat kepolisian agar wilayah penghasil tapai ini tidak kecolongan terhadap tindakan atau aksi-aksi terorisme.

"Di Bondowoso ini ada sekitar delapan gereja, termasuk yang ada di sejumlah kecamatan,'' katanya. ''Di setiap gereja kami menurunkan tiga personel Banser. Dengan bantuan seperti ini, kami harapkan tercipta rasa aman di kalangan umat Kristen dan umat lainnya bahwa kerukunan antarumat bergama di Bondowoso betul-betul kuat."

Meskipun ada personel Banser di gereja, katanya, tidak berarti di Bondowoso ada ancaman serupa dengan yang terjadi di Solo. Ia menegaskan bahwa masyarakat di Bondowoso sudah sangat dewasa menghadapi berbagai persoalan. Pihaknya terus menjalin komunikasi dengan berbagai tokoh agama dan pihak kepolisian untuk bersama-sama menjaga Bondowoso. 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement