Kamis 22 Dec 2022 14:40 WIB

Indonesia-Vietnam Sepakati Tiga MoU Kerja Sama, dari Terorisme Hingga Narkotika

Indonesia menekankan stabilitas dalam keketuaan ASEAN 2023.

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Friska Yolandha
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Sosialis Vietnam Nguyen Xuan Phuc di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/12/2022).
Foto: Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Sosialis Vietnam Nguyen Xuan Phuc di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/12/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Sosialis Vietnam Nguyen Xuan Phuc di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/12/2022). Jokowi mengatakan, dalam pertemuan ini kedua pemimpin negara berhasil menyepakati tiga MoU kerjasama, yakni kerja sama energi dan sumber daya mineral, kerja sama penanggulangan terorisme, dan kerja sama pemberantasan perdagangan ilegal narkotika.

"Hari ini kita berhasil menyepakati 3 MoU yaitu mengenai kerja sama energi dan sumber daya mineral, kerja sama penanggulangan terorisme, kerja sama pemberantasan perdagangan ilegal narkotika," ujar Jokowi dalam keterangan pers.

Baca Juga

Jokowi berharap, kerja sama perikanan dan pemberantasan illegal fishing dapat diperkuat melalui percepatan finalisasi MoU kerja sama kelautan dan perikanan. Selain itu, dalam pertemuan ini juga dibahas beberapa isu kawasan.

Jokowi mengatakan, prioritas keketuaan Indonesia di ASEAN di 2023 akan menekankan peran sentral ASEAN dalam menjaga stabilitas dan perdamaian kawasan dan peran sentral ASEAN untuk menjadikan Asia Tenggara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

"Saya menghargai dukungan Vietnam terhadap keketuaan Indonesia di ASEAN," kata Jokowi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement