Rabu 09 Nov 2022 11:11 WIB

Baznas RI dan Bayt Zakat Mesir Sepakat Perkuat Kerja Sama

Kedua lembaga sepakat perkuat kerja sama di bidang agama dan kebudayaan

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Gita Amanda
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia (RI) sepakat memperkuat kerja sama dengan Bayt Zakat dan Sedekah Mesir.
Foto: Baznas
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia (RI) sepakat memperkuat kerja sama dengan Bayt Zakat dan Sedekah Mesir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia (RI) sepakat memperkuat kerja sama dengan Bayt Zakat dan Sedekah Mesir. Kesepakatan ini dibahas bersama dalam pertemuan antara Sekretaris Jenderal Bayt Zakat dan Sedekah Mesir Mayjen Muhammad Amru Lutfi dan Sekretaris Baznas RI Muchlis M Hanafi.

Pertemuan kedua pihak berlangsung hangat, diwarnai dengan saling berbagi informasi dan pengalaman. Kepada Sekjen Bayt Zakat Mesir, Muchlis M Hanafi menyampaikan salam hormat dari Ketua Baznas Prof Noor Achmad yang berhalangan hadir.

Baca Juga

Menurutnya, kedua lembaga bersepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang agama dan kebudayaan serta memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara. "Baznas RI siap berkolaborasi dengan lembaga-lembaga zakat, di tingkat lokal, regional, dan internasional, termasuk Bayt Zakat dan Sedekah Mesir," ucap Muchlis dalam keterangan yang didapat Republika, Rabu (9/11/2022).

Muchlis juga menegaskan prinsip dalam pengelolaan zakat yang sering dikemukakan Pimpinan Baznas. Prinsip yang dimaksud adalah aman syar’i, aman regulasi, serta aman NKRI.

photo
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia (RI) sepakat memperkuat kerja sama dengan Bayt Zakat dan Sedekah Mesir. - (Baznas)

Turut hadir dalam pertemuan tersebut atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo Prof. Dr. Bambang Suryadi, dan jajarannya. Sedangkan di pihak Bayt Zakat Mesir, hadir antara lain Dr. Sahar Nashr, penasihat Grand Syeikh Azhar untuk Bayt Zakat, mantan Menteri Investasi dan Kerjasama Internasional.

Sekjen Bayt Zakat, Mayjen Muhammad Amru Lutfi, menyambut baik kunjungan Baznas RI. Dia berharap peningkatan kerja sama kedua lembaga dalam pengelolaan zakat dapat terwujud dan semakin diperkuat.

Menurutnya, Bayt Zakat Mesir adalah sebuah lembaga independen yang didirikan pada 9 September 2014 berdasarkan undang-undang no 123 tahun 2014. Keberadaan lembaga ini berada di bawah supervisi Grand Syeikh Al-Azhar, Prof. Dr. Syeikh Ahmad Al-Thayyib.

"Saling tukar pengalaman antar lembaga zakat sangat diperlukan dalam upaya meningkatkan peran lembaga zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai tuntunan syariat," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebut sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, pengalaman Indonesia dalam memberikan pelayanan keagamaan. Terutama, pengelolaan zakat dan haji tentu sangat menarik.

Kunjungan Muchlis M Hanafi ke Bayt Zakat dan Sedekah Mesir dilakukan di sela-sela kegiatan Baznas RI di Mesir, berupa peluncuran beasiswa cendekia Baznas di KBRI Kairo bersama Wakil Presiden RI. Baznas memberikan beasiswa kepada 300 mahasiswa Indonesia yang kuliah di Mesir dan sejumlah negara Timur Tengah lainnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement